Trump Beri Sanksi Pejabat Pengadilan Internasional yang Tangani Kasus Pasukan AS

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"ICC sangat penting dalam perang melawan impunitas dan menegakkan aturan hukum internasional," kata Blok, melalui Twitter.

Human Rights Watch mengatakan perintah eksekutif Trump tersebut menunjukkan penghinaan terhadap aturan hukum global.

"Serangan terhadap ICC ini merupakan upaya untuk memblokade kenginan korban kejahatan serius di Afghanistan, Israel, atau Palestina untuk melihat keadilan," kata Direktur HRW Andrea Prasow.

Namun langkah itu justru dibela sekutu dekat AS Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengaitkan dengan penyelidikan ICC atas dugaan kejahatan perang Israel di Palestina.

Netanyahu menuduh ICC mengarang tuduhan bahwa orang Yahudi yang tinggal di tanah air mereka yang bersejarah melakukan kejahatan perang.

"Ini konyol. Mereka memalukan," kata Netanyahu kepada wartawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal