Trump Beri Sanksi Pejabat Pengadilan Internasional yang Tangani Kasus Pasukan AS

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Jaksa Agung Bill Barr menuduh Rusia dan negara-negara musuh AS lainnya memanipulasi ICC.

Menurut dia, pemerintah ingin menegakkan akuntabilitas kepada badan-badan global, sambil menggunakan istilah yang sering dikampanyekan Trump, America First.

"Lembaga ini pada praktiknya sedikit menjadi alat politik oleh elite internasional yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Sementara itu kritikan atas keputusan AS tersebut datang dari banyak pihak. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell menyampaikan keprihatinan serius dan mengatakan ICC harus dihormati dan didukung oleh semua negara.

Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok mengaku sangat terganggu dengan langkah AS dan menegaskan dukungan kuat bagi ICC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal