Tragis, Pasien Meninggal Setelah Mendapat Donor Paru-Paru yang Ternyata Terinfeksi Corona

Anton Suhartono
Seorang pasien di AS meninggal setelah mendapatkan transplantasi paru-paru dari pasien yang ternyata terinfeksi virus corona (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Seorang perempuan di Michigan, Amerika Serikat, meninggal dunia 61 hari setelah menjalani operasi transplantasiparu-paru dari donor yang terinfeksi virus corona.

Tragis, upaya keras sang pasien agar bisa sembuh dari penyakit justru berujung kematian akibat kurang maksimalnya pengecekan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada indikasi bahwa sang pendonor, perempuan yang tewas akibat kecelakaan mobil, menderita Covid-19. Hasil radiografi pada dada serta tes swab menunjukkan negatif.

Namun para dokter di rumah sakit universitas di Ann Arbor, Michigan, mempertanyakan hasil pemeriksaan tersebut setelah mengetahui kondisi pasien mereka yang menerima donor paru-paru memburuk. 

Mereka menyimpulkan pendonor mengidap Covid-19, bahkan virus corona yang berada di paru-parunya bukan hanya menginfeksi pasien transplantasi, tapi juga dokter bedah, seperti dikutip dari The New York Times, Kamis (25/2/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal