Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak kepanasan di Paris. (Foto: Ilustrasi AI)

Secara nasional, kunjungan ke instalasi gawat darurat akibat gangguan kesehatan yang berkaitan dengan suhu panas juga meningkat hingga empat kali lipat. Lonjakan pasien membuat sejumlah rumah sakit di Paris mulai mendekati kapasitas maksimal.

Prefek Kepolisian Paris, Patrice Faure, mengatakan fasilitas kesehatan kini menghadapi tekanan besar akibat terus bertambahnya pasien yang membutuhkan perawatan.

"Kami mulai mencapai titik jenuh di fasilitas rumah sakit. Jumlah pasien yang dirawat terus meningkat," kata Faure, dikutip dari AFP, Jumat (26/6/2026).

Gelombang panas kali ini menjadi salah satu yang paling parah dalam beberapa dekade terakhir. Sebanyak 58 wilayah di Prancis telah ditetapkan dalam status siaga merah, sementara 31 wilayah lainnya berada dalam status siaga oranye.

Pemerintah Prancis juga mengambil sejumlah langkah darurat untuk melindungi masyarakat, termasuk membatasi aktivitas luar ruangan serta melarang penjualan dan konsumsi minuman beralkohol di ruang publik di Paris mulai Jumat.

Fenomena cuaca ekstrem ini turut membangkitkan kembali ingatan akan gelombang panas tahun 2003 yang menewaskan sekitar 15.000 orang di Prancis. Saat itu, rumah sakit dan layanan darurat kewalahan menghadapi lonjakan pasien akibat suhu yang sangat tinggi.

Para ilmuwan menyebut gelombang panas yang melanda Eropa saat ini dipicu oleh kombinasi fenomena heat dome dan dampak perubahan iklim. Mereka memperingatkan bahwa cuaca panas ekstrem diperkirakan akan menjadi lebih sering terjadi dan semakin intens apabila emisi gas rumah kaca terus meningkat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Paris Diserang Suhu Panas Ekstrem, Pasien RS Melonjak Tajam!

57 tahun lalu

Apa Itu Heat Dome? Fenomena yang Bikin Suhu Paris Terpanas Sepanjang Sejarah!

57 tahun lalu

Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah

57 tahun lalu

Innalillahi, Ayah Cella Kotak Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal