PARIS, iNews.id – Suhu panas ekstrem yang melanda Prancis memakan korban jiwa. Sedikitnya tiga anak dilaporkan meninggal dunia dalam insiden terpisah yang diduga berkaitan dengan suhu udara yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius di wilayah Paris dan sekitarnya.
Salah satu korban merupakan balita berusia tiga tahun yang ditemukan meninggal di dalam mobil keluarganya di pinggiran Paris. Menurut pihak kejaksaan setempat, anak tersebut diduga terjebak di dalam kendaraan saat suhu udara di luar mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Dua anak lainnya juga dilaporkan meninggal dalam kejadian serupa di Prancis pada pekan yang sama. Otoritas masih menyelidiki detail masing-masing kasus, namun seluruh insiden terjadi di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Prancis.
Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, cuaca panas yang berkepanjangan juga berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Data dari Kementerian Kesehatan Prancis menunjukkan jumlah kasus henti jantung (cardiac arrest) di Paris melonjak tajam.
Dalam periode 24 jam pada Rabu (24/6), tercatat 25 kasus henti jantung, meningkat drastis dibandingkan kondisi normal yang biasanya kurang dari 10 kasus per hari.