Tradisi, PM Baru Australia Pilih RI Negara Pertama yang Dikunjungi

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri baru Australia Scott Morrison. (Foto: AFP)

Hal ini, menurut Abbott, untuk menggarisbawahi betapa pentingnya posisi Indonesia bagi masa depan Australia sendiri.

"Pemerintahan saya akan menerapkan kebijakan luar negeri yang lebih berorientasi ke Jakarta daripada Jenewa," ujar Abbott, saat itu.

Lalu Malcolm Turnbull menggantikan Tony Abbott sebagai PM karena perseteruan internal partai mereka, Partai Liberal. Saat baru menjabat pada November 2015, Turnbull juga berkomitmen meneruskan tradisi ini.

Meski saat itu hanya sekitar 10 jam berada di Jakarta, namun Turnbull menyatakan sangat terkesan dengan kehangatan tuan rumah.

Kali ini, Scott Morrison, perdana menteri baru yang juga terpilih akibat perseteruan internal Partai Liberal, kembali menjadikan Jakarta sebagai tujuan pertama.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal