Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Anton Suhartono
Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu rumah kepala polisi militer Israel, menolak wajib militer (Foto: Anadolu)

Video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan pria berteriak, sementara Yamin berada di dalam rumah bersama keluarganya.

Menteri Pertahanan Israel Katz juga mengecam pembobolan rumah Yamin saat anggota keluarganya berada di lokasi.

Dia menegaskan setiap upaya untuk melukai personel keamanan sudah di luar batas.

Mulanya, kelompok ultra-Ortodoks yang mengikuti studi keagamaan dikecualikan dari wajib militer. Aturan ini sudah berlaku sejak berdirinya negara Israel pada 1948.

Namun, Mahkamah Agung berulang kali menantang pengecualian tersebut sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya konflik Israel dengan negara di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal