Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Anton Suhartono
Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu rumah kepala polisi militer Israel, menolak wajib militer (Foto: Anadolu)

Puncaknya pada 2024, Mahkamah Agung memutus pemerintah harus menerapkan wajib militer bagi pria ultra-Ortodoks.

Masalahnya, pemerintahan Netanyahu bergantung pada partai-partai dari kelompok ultra-Ortodoks. Menyetujui putusan itu berarti dia harus merelakan hilangnya dukungan di pemerintah.

Dengan putusan terbaru pada Minggu, pengadilan memerintahkan penghapusan subsidi kepada kelompok ultra-Ortodoks. Mereka sebelumnya mendapat fasilitas berupa tarif lebih rendah untuk pajak, transportasi umum, serta perawatan anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
5 jam lalu

Mesir Pamer Kekuatan Militer di Depan Israel, Tank dan Rudal Dikerahkan

Internasional
8 jam lalu

Tak Beri Ampun! Drone Hizbullah Hantam Pasukan Israel yang Sedang Berkumpul

Internasional
12 jam lalu

Mengejutkan! Perwira Militer Israel Akui Tak Siap Perang Darat di Lebanon

Internasional
19 jam lalu

Jerman Kecewa dengan AS-Israel, Perang Lawan Iran Berlarut-larut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal