Thailand Pertimbangkan Blokir Ekspor Bahan Bakar ke Kamboja Imbas Konflik Perbatasan Meningkat

Aditya Pratama
Militer Thailand tengah mempertimbangkan pemblokiran ekspor bahan bakar ke Kamboja imbas meningkatnya tensi konflik di perbatasan. (Foto: AP)

Adapun, Kamboja menuduh Thailand menyerang infrastruktur sipil, termasuk penggunaan jet tempur dan penembakan di daerah sipil. Sementara, Thailand mengatakan hanya menargetkan sasaran militer.

Thailand mengumumkan jam malam di provinsi Trat bagian tenggara pada hari Minggu karena pertempuran terus berlanjut di sepanjang perbatasan kedua negara sepanjang 817 km (508 mil). 

Seorang tentara dan seorang warga sipil dilaporkan tewas akibat roket BM-21 yang ditembakkan oleh Kamboja pada hari Minggu.

Setidaknya 16 tentara dan 10 warga sipil tewas, dan ratusan lainnya terluka sejak bentrokan terbaru yang dimulai pada hari Senin, dan sebanyak 258.626 warga sipil mengungsi. 

Kamboja tidak melaporkan adanya kematian atau luka baru pada hari ini. Menurut Kementerian Dalam Negeri Kamboja, setidaknya 11 orang tewas, 74 luka-luka, dan 394.706 orang mengungsi sejak Senin.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral, Prajurit Kamboja Hamil 4 Bulan Tewas akibat Serangan Thailand

57 tahun lalu

Kamboja Tantang Thailand, Minta Bantuan Amerika-Malaysia Sediakan Citra Satelit

57 tahun lalu

Ngeri! Detik-Detik Jet Tempur F-16 Thailand Hancurkan Hotel Kamboja

57 tahun lalu

Tanpa Ampun, Serangan Jet Tempur Thailand Hancurkan Hotel dan Kasino Kamboja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal