Terungkap Tentara Myanmar Bantai 40 Warga Sipil, Disiksa Sebelum Dibunuh

Salsabila Nur Rizki
Hasil penyelidikan mengungkap militer Myanmar membantai 40 pria di Kani (Foto: Reuters)

NAYPYIDAW, iNews.id - Hasil penyelidikan mengungkap tentara Myanmar membantai 40 laki-laki pendukung demokrasi di berbagai lokasi pada Juli lalu atau beberapa bulan setelah kudeta pada 1 Februari.

Seorang saksi mata yang juga korban selamat mengatakan, para tentara, beberapa di antara mereka berusia sekitar 17 tahunan, mengepung desa sebelum memisahkan laki-laki lalu membunuh mereka. Sebuah video dan beberapa foto memperlihatkan bagaimana mereka membunuh para korban lalu menguburnya. Sebelum itu, para korban sempat disiksa.

Pembunuhan massal itu merupakan empat peristiwa berbeda di Kota Kani, daerah di Distrik Sagaing yang dikuasai kubu penentang pemerintahan junta hasil kudeta.

Diketahui, militer Myanmar berperang dengan warga sipil yang membentuk milisi bersenjata sejak kudeta.

BBC mewawancarai 11 saksi mata di Kani untuk menggali keterangan serta mencocokkannya dengan foto dan video milik Myanmar Witness, sebuah LSM berbasis di Inggris yang menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia di Myanmar. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Brutal! Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarga, Bunuh Diri saat Akan Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal