Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Anton Suhartono
Shehbaz Sharif menegaskan perundingan damai AS dan Iran masih mungkin berlanjut (Foto: AP)

Setelah upaya diplomatik bersama Turki, Arab Saudi, dan Mesir, Pakistan berhasil mewujudkan gencatan senjata 2 minggu perang sejak pecahnya perang pada 28 Februari.

Wakil Presiden JD Vance, selaku pemimpin delegasi AS, bertemu dengan tim Iran yang dipimpin ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf. Perundingan tersebut dianggap sebagai pertemuan paling signifikan sejak AS dan Iran memutuskan hubungan diplomatik pada 1979. Namun, perundingan berakhir tanpa terobosan terkait isu nuklir.

Vance mengatakan, AS mengininkan komitmen dari Iran untuk tidak membuat senjata nuklir.

“Sayangnya, kita tidak bisa mencapai kemajuan apa pun,” ujarnya.

Sementara itu Ghalibaf mengatakan, terserah kepada AS untuk memutuskan apakah percaya dengan Iran atau tidak.

Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif menegaskan, tidak ada suasana negatif yang dirasakan, bahkan setelah gagalnya perundingan. Ini atmosfer yang baik, pertanda bahwa perundingan bisa kembali digelar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal