Israel, lanjut dia, membuat perusahaan cangkang sehingga bisa masuk dalam proses produksi. Beberapa perwira intelijen Israel terlibat dalam perusahaan tersebut dengan menyamar. Oleh karena itu banyak karyawan dari perusahaan cangkang itu tak menyadari untuk siapa mereka sebenarnya bekerja.
Pager tersebut ditanam dengan bahan peledak seberat 1 hingga 2 ons serta sakelar pemicu jarak jauh untuk mengaktifkannya.
Pager yang meledak itu merupakan produk dari perusahaan Taiwan Gold Apollo. CEO Gold Apollo telah membantah keterlibatannya dengan mengatakan pager itu tak diproduksi di Taiwan, melainkan oleh perusahaan Hongaria, BAC Consulting, melalui lisensi.
BAC Consulting juga membantah keterlibatannya dengan alasan tak memproduksi pager tersebut. Mereka hanya bergerak pada jasa konsultasi bisnis.
Hal senada disampaikan seorang juru bicara pemerintah Hongaria. Dia menjelaskan pager tersebut tidak pernah diproduksi di Hongaria, sementara BAC Consulting hanya perantara perdagangan, tanpa izin manufaktur.