"Kami menyadari dengan jelas bahwa inisiatif apa pun yang hanya dirancang untuk kompetisi kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk mencapai ketinggian di Asia. Itu harus didasarkan pada kebutuhan dan keinginan masyarakat Asia Tenggara," ujarnya.
Lebih lanjut Campbell mengatakan KTT selama 2 hari akan menjadi ajang dialog dan konsultasi yang intens. Topik yang dibahas juga akan mencakup Myanmar, China, hubungan lintas-Selat, serta bagaimana perang di Ukraina berdampak terhadap Indo-Pasifik.
Selama KTT, AS juga akan memberi pengarahan kepada para pemimpin ASEAN tentang Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) dan strategi ekonomi pemerintahan Biden untuk kawasan.
"(Ada) Kepentingan besar untuk berpartisipasi dalam IPEF di seluruh Asia Tenggara," katanya, seraya berharap, beberapa anggota ASEAN bisa bergabung dalam kerangka kerja tersebut.