Terungkap! China Cari Muslim Uighur untuk Ditahan Berdasarkan Data Pribadi

Arif Budiwinarto
Foto pria muslim Uighur di kamp penahanan di Xinjiang, China. (foto: AFP)

Human Rights Watch tidak mengungkap siapa yang memberikan daftar tersebut dengan pertimbangan memperhatikan keselamatan sumber. Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi keaslian daftar tersebut. 

Kementerian luar negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pakar dan pendukung PBB mengatakan setidaknya satu juta etnis Uighur, yang sebagian besar Muslim dan berbicara bahasa Turki, telah ditahan di beberapa titik di kamp-kamp Xinjiang.

China menyatakan bahwa kamp-kamp yang dijaga ketat adalah lembaga pendidikan dan kejuruan, semua orang yang dinyatakan telah lulus dari kamp tersebut diperbolehkan pulang. 

Kelompok hak asasi mengatakan daftar itu adalah bukti lebih lanjut bahwa pemerintah memilih Xinjiang Uighur untuk penahanan berdasarkan agama, hubungan pribadi, kontak dengan kerabat di luar negeri, dan bahkan usia.

Alasan lain penahanan yang tercantum termasuk aktivitas seperti berulang kali mematikan ponsel cerdas, memiliki "pikiran tidak stabil" atau "secara umum tidak dapat dipercaya".

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal