Ternyata Warga Jepang Hobi Kembalikan Barang-Barang Hilang, Kecuali Payung

Nathania Riris Michico
Petugas dari Departemen Kepolisian Metropolitan, Tokyo, beroperasi di sebuah pos polisi kecil bernama koban. (FOTO: doc. Metropolitan Police Department, Tokyo)

Karena ada begitu banyak payung tergeletak di konter Barang Hilang, Satoshi selalu mendapatkan payung gratis.

Maka, mungkin kejujuran tidak selalu dikedepankan. Faktanya, Jepang memiliki sejarah yang rumit dengan kejujuran, kata Behrens.

Misalnya soal perawatan kesehatan. Sampai 10 atau 20 tahun lalu, sangat wajar bagi dokter di Jepang untuk merahasiakan diagnosa dari pasien mereka.

Sebaliknya, dokter hanya akan memberi tahu keluarga pasien.

Jadi, seorang pasien tidak akan tahu apakah mereka menderita kanker, misalnya.

"Orang-orang Jepang percaya bahwa pasien mungkin akan kehilangan keinginan untuk hidup, maka, keluarga dekat akan mencoba bertindak seperti tidak ada yang salah," kata Behrens.

"Orang Barat terkejut mendengarnya."

Baru-baru ini, kebiasaan ini sudah mulai berubah, tetapi itu membuat beberapa orang, seperti Behrens, percaya bahwa orang Jepang pada dasarnya tidak lebih jujur daripada kita semua.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kabar Duka, Ilustrator Kiki's Delivery Service Akiko Hayashi Meninggal Dunia

17 hari lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

18 hari lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

22 hari lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal