Ternyata Warga Jepang Hobi Kembalikan Barang-Barang Hilang, Kecuali Payung

Nathania Riris Michico
Petugas dari Departemen Kepolisian Metropolitan, Tokyo, beroperasi di sebuah pos polisi kecil bernama koban. (FOTO: doc. Metropolitan Police Department, Tokyo)

TOKYO, iNews.id - Norma budaya, pengaruh agama yang kompleks, dan petugas kepolisian yang ramah membuat kehilangan barang di Jepang bukan masalah besar. Bagi kebanyakan orang, kehilangan tas atau dompet sangat menyebalkan.

Meskipun ponsel sekarang bisa dipakai melakukan pembayaran dan bisa membantu kita menemukan jalan pulang, tapi rasanya tetap lebih menenangkan jika kita membawa kartu identitas dan kartu bank.

Selain itu, kehilangan dompet dan tas juga berarti Anda harus memblokir kartu dan mengganti kunci rumah.

Namun, ada satu tempat di mana ada kemungkinan besar Anda bisa bertemu lagi dengan barang-barang hilang itu: Tokyo.

Dengan populasi dalam kota yang mendekati 14 juta orang, jutaan barang hilang di Tokyo setiap tahunnya. Tetapi sejumlah besar barang itu kembali ke pemiliknya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Ilustrator Kiki's Delivery Service Akiko Hayashi Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal