Ternyata Ini Alasan Taliban Murka Gempur Kota-Kota di Afghanistan 

Anton Suhartono
Pasukan Khusus Afghanistan berjaga di Kandahar terkait serangan Taliban (Foto: Reuters)

"Mullah Yaqoob menilai, ketika AS tidak memenuhi komitmen mereka, mengapa Taliban juga harus mengikuti kesepakatan?" kata salah satu komandan yang berbasis di Kandahar, merujuk pada panglima militer Taliban.

Menurut dia, Yaqoob memutuskan untuk merebut Kandahar dan Herat. Disusul kemudian Helmand, Kunduz, Khost, serta provinsi lain.

Namun pernyataan Yaqoob berbeda dengan negosiator Taliban Suhail Shaheen yang mengatakan fokus kelompoknya adalah menguasai daerah perdesaan ketimbang merebut kota.

Taliban sebelumnya menyatakan, fokus mereka hanya merebut kota-kota di perbatasan Afghanistan serta perdesaan yang luas.

Serangan besar-besaran kelompok Taliban di penjuru Afghanistan dimulai pada April bersamaan dengan pengumuman Presiden AS Joe Biden yang akan menarik semua pasukannya hingga September 2021.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal