Tentara Nigeria Dilaporkan Bunuh Anak-Anak saat Perangi Pemberontak, AS Gusar

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Nigeria disibukkan dengan teror yang dilakukan pemberontak dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di negara itu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id TentaraNigeria dilaporkan membunuh anak-anak saat memerangi kelompok pemberontak di negara itu, belum lama ini. Laporan itu membuat Amerika Serikat gusar.

“Kami sedang mengejar informasi lebih lanjut, termasuk dari Pemerintah Nigeria dan pemangku kepentingan yang bekerja di ruang ini,” ungkap salah satu juru bicara Departemen Luar Negeri AS melalui email kepada Reuters, Senin (12/12/2022).

Laporan khusus Reuters menyebutkan, tentara Nigeria membunuh anak-anak dengan sengaja saat melawan pemberontak. Insiden itu dikatakan terjadi di wilayah timur laut Nigeria, di mana militer negara itu telah memerangi kelompok ekstremis Islam selama 13 tahun.

“Kami masih meninjau laporan tersebut dan akan membuat keputusan tentang langkah selanjutnya setelah itu. Kedutaan besar kami di Abuja sedang mencari informasi tambahan, termasuk berbicara dengan pihak berwenang Nigeria,” kata jubir Deplu AS lagi.

Sementara pemimpin militer Nigeria mengatakan kepada Reuters bahwa tentaranya tidak pernah menargetkan anak-anak untuk dibunuh. Mereka mengatakan, laporan dalam artikel tersebut adalah penghinaan terhadap warga Nigeria. Militer Nigeria juga menilai laporan Reuters itu sebgai bagian dari upaya asing untuk merusak perjuangan negara melawan pemberontak.

Amnesty International pada Senin (12/12/2022) kemarin meminta pihak berwenang Nigeria untuk segera menyelidiki temuan laporan tersebut.

“Membunuh anak-anak dengan anggapan bahwa mereka adalah, atau akan menjadi, teroris adalah kejahatan perang yang melanggar hukum internasional,” kata organisasi sipil itu dalam sebuah pernyataan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

Intelijen AS Kaget, Drone Iran Bentuk Formasi Ubur-Ubur Tembak Jatuh Jet Tempur F-15

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal