Insiden di Desa Debel, Lebanon Selatan itu memicu kecaman luas setelah fotonya tersebar luas di internet. Awalnya, tuduhan ditujukan kepada umat Islam, sebagai pelaku perusakan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terkejut dan sedih atas apa yang dilakukan tentaranya.
Warga setempat mengatakan patung itu berada di atas salib di luar rumah sebuah keluarga di pinggiran Debel.
Kepala jemaat Debel, Pastor Fadi Flaifel, mengatakan menolak sepenuhnya atas penodaan terhafap salib, simbol suci Kristen.