Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Israel Tolak Ikuti Kesepakatan Damai, Netanyahu Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01:00 WIB
Israel Tolak Ikuti Kesepakatan Damai, Netanyahu Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Israel menolak mengikuti penuh kesepakatan damai AS-Iran. Netanyahu menegaskan Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai. Namun, Israel mengambil sikap berbeda dengan menyatakan tidak sepenuhnya sejalan dengan kebijakan Washington terkait perjanjian tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan negaranya tetap berpegang pada prinsip bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, terlepas dari ada atau tidaknya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Teheran.

Menurut Netanyahu, operasi militer yang dilakukan Israel telah mencapai tujuan utamanya, yakni mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara rinci isi kesepakatan yang dicapai kedua negara.

“Dengan atau tanpa kesepakatan, Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, tidak hari ini maupun di masa depan. Selama saya menjadi perdana menteri, hal itu tidak akan terjadi,” ujar Netanyahu, seperti dikutip The Times of Israel.

Netanyahu menyebut upaya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir sebagai "misi hidupnya". Ia juga menilai ancaman nuklir dari Iran merupakan bahaya langsung yang berhasil ditekan melalui kerja sama Israel dan Amerika Serikat.

Perbedaan pandangan antara Washington dan Tel Aviv ini memicu perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama bertahun-tahun dilanda konflik dan ketegangan geopolitik

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut