Negara Barat, lanjut Lavrov, menekan banyak negara sehingga memutuskan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Rusia. Meski demikian Rusia justru mendapat dukungan dari banyak sekutu.
Informasi bertolak belakang sebelumnya disampaikan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Dia mengatakan, banyak negara berkembang yang mungkin kecewa dengan China dan Rusia. Oleh karena itu, G7 harus memanfaatkan peluang itu untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara tersebut.
China ikut mengecam hasil KTT G7, menentang pernyataan bersama para pemimpin blok negara kaya tersebut.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menyatakan, G7 telah menyerang serta mencampuri urusan dalam negerinya, termasuk pembahasan soal Taiwan.
China menyampaikan ketidakpuasan yang tegas dan mengajukan pernyataan keras kepada Jepang.
KTT G7 sebelumnya juga setuju untuk memperketat sanksi terhadap Rusia dan mengurangi eksposur ke China. Mereka juga mendesak China untuk menekan Rusia agar menghentikan agresi militernya dan segera menarik pasukan dari Ukraina.