Taliban Wajibkan Perempuan Pakai Burka, AS Tambah Tekanan untuk Afghanistan

Umaya Khusniah
AS) mengancam akan meningkatkan tekanan pada Taliban jika tak batalkan sejumlah keputusan. (Foto: Reuters)

Meskipun demikian, Taliban telah membatasi perempuan dewasa dan anak untuk bekerja. Taliban juga membatasi perjalanan mereka kecuali ditemani oleh kerabat dekat laki-laki. Sebagian besar anak perempuan juga dilarang pergi ke sekolah setelah kelas tujuh.

"Kami telah berkonsultasi erat dengan sekutu dan mitra kami. Ada langkah-langkah yang akan terus kami ambil untuk meningkatkan tekanan pada Taliban agar membatalkan beberapa keputusan ini, untuk memenuhi janji yang telah mereka buat," kata Price. 

Bagian penting dari pengaruh yang dipegang oleh Washington atas kelompok itu adalah aset bank sentral Afghanistan yang dibekukan senilai 7 miliar dolar AS. Pemerintah AS mengatakan setengahnya ingin dibebaskan untuk membantu rakyat Afghanistan.

Amerika Serikat dan negara-negara lain telah memotong bantuan pembangunan dan memberi sanksi pada sistem perbankan sejak kelompok itu mengambil alih. Langkah itu mendorong Afghanistan menuju kehancuran ekonomi.

Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan, Tom West menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan Sabtu dalam serangkaian tweet. Sementara Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield mengatakan itu adalah langkah yang tidak masuk akal.

Kebanyakan perempuan di Afghanistan mengenakan jilbab karena alasan agama. Tapi di perkotaan seperti Kabul, banyak banyak perempuan tidak menutupi wajah mereka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Trump Klaim AS dan Iran Bakal Capai Kesepakatan Hari Ini: Ada Peluang Bagus!

Internasional
23 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
1 hari lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
1 hari lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal