Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warna Sperma Berubah Jadi Merah atau Cokelat, Dokter Ungkap Tanda Bahaya Kesuburan Pria
Advertisement . Scroll to see content

Hati-Hati! Sperma Kena Mata Bisa Sebabkan Gangguan Penglihatan

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:17:00 WIB
Hati-Hati! Sperma Kena Mata Bisa Sebabkan Gangguan Penglihatan
Dokter mengingatkan sperma jangan sampai terkena mata karena berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Membuang sperma di area vital pasangan saat berhubungan intim kerap dianggap dapat meningkatkan gairah dan suasana romantis. Namun, dokter mengingatkan agar tidak sembarangan melakukannya, terutama jika cairan tersebut sampai terkena mata karena berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius.

Dokter umum sekaligus konten kreator kesehatan, dr Aditya Surya Pratama mengatakan, sperma memang bukan racun. Namun, cairan tersebut tetap bisa memicu iritasi hingga infeksi apabila masuk ke area mata.

“Jadi sperma itu memang bukan racun, tapi kalau terkena mata itu bisa menimbulkan masalah serius, terutama infeksi. Secara komposisi, semen atau sperma dia mengandung air, protein, enzim, zinc, asam sitrat, elektrolit, asam amino dan bisa membawa mikroorganisme,” kata dr Aditya, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Dia menjelaskan, masuknya sperma ke mata dapat mengiritasi lapisan pelindung mata atau konjungtiva. Kondisi itu bisa memunculkan gejala seperti mata merah, perih, berair hingga sensasi terbakar.

“Masalahnya ini bukan cuma iritasi aja teman-teman, tapi bayangin kalau salah satu pasangan membawa infeksi menular seksual seperti misalnya Gonorrhea atau Chlamydia, bakteri, virus atau apapun itu bisa menginfeksi mata dan menyebabkan konjungtivitis berat atau penyakit lain,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut