Taliban Tak Kunjung Ubah Situasi terkait HAM, Jerman Berikan Ancaman

Umaya Khusniah
Pemerintah Taliban di Afghanistan mengeluarkan dekrit tentang hak-hak perempuan. (Foto: Reuters)

Baerbock memperingatkan, krisis kemanusiaan dan ekonomi terjadi di Afghanistan. Di negara itu juga, anak perempuan kehilangan pendidikan, para perempuan dikeluarkan dari kehidupan publik dan suara-suara yang berbeda mendapat tekanan.

"Selama mereka menempuh jalan ini, tidak ada ruang untuk normalisasi dan apalagi pengakuan terhadap Taliban sebagai penguasa sah negara itu, pada saat yang sama kami tidak akan meninggalkan rakyat Afghanistan," katanya seraya menambahkan Jerman akan mengirim bantuan kemanusiaan.

Pejabat Taliban menyangkal tuduhan pelanggaran hak. Mereka mengaku sedang bekerja untuk menciptakan kondisi di mana akan membuka sekolah menengah untuk anak perempuan.

Baerbock juga mengatakan Jerman dan Pakistan telah merampingkan sistem untuk membawa pengungsi Afghanistan ke Jerman melalui Pakistan. Lebih dari 14.000 warga Afghanistan yang sangat berisiko telah berhasil melakukan perjalanan ke Jerman selama beberapa bulan terakhir.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, Kemenag Lantik 15 Perempuan jadi Kepala KUA

57 tahun lalu

Kuota Caleg Perempuan Dipertegas MK, Angkie Yudistia Tekankan Representasi Politik yang Setara

57 tahun lalu

Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas

57 tahun lalu

Laporan Kekerasan Seksual Melonjak, Korban Semakin Berani Mengadu sejak UU TPKS Disahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal