Dewan Keamanan PBB Desak Taliban Cabut Kebijakan yang Batasi Hak Perempuan Afghanistan

Ahmad Islamy Jamil
Pemerintah Taliban di Afghanistan mengeluarkan dekret tentang hak-hak perempuan. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.idDewan Keamanan PBB mendesak Taliban agar mencabut berbagai kebijakan yang membatasi hak-hak perempuan dan anak perempuan di Afghanistan. Mereka juga meminta Taliban membuka kembali sekolah untuk para siswi.

“Para anggota Dewan Keamanan meminta Taliban untuk segera menarik kebijakan dan praktik yang saat ini membatasi hak asasi manusia dan kebebasan mendasar perempuan dan anak perempuan Afghanistan,” ungkap Dewan Keamanan PBB dalam pernyataan resminya, Selasa (24/5/2022).

“(Dewan Keamanan) juga mengulangi seruan pada Taliban untuk mematuhi komitmen mereka untuk membuka kembali sekolah untuk semua siswa perempuan tanpa penundaan lebih lanjut,” demikian tambahan dari pernyataan itu.

Dewan Keamanan PBB juga menyatakan keprihatinan tentang pengumuman Taliban baru-baru ini bahwa semua perempuan harus menutupi wajah mereka di ruang publik. Taliban bahkan juga mewajibkan penggunaan cadar terhadap pembawa acara perempuan saat siaran TV.

Kelompok berkuasa di Afghanistan itu juga mengumumkan, perempuan boleh meninggalkan rumah hanya bila perlu saja.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 bulan lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Internasional
2 bulan lalu

Diveto Rusia dan China, Dewan Keamanan PBB Gagal Sahkan Resolusi soal Selat Hormuz

Internasional
2 bulan lalu

Ditunda Beberapa Kali, Dewan Keamanan PBB Voting Resolusi soal Selat Hormuz Hari Ini

Internasional
2 bulan lalu

Iran Kecam Voting Dewan Keamanan PBB soal Selat Hormuz: Tindakan Provokatif!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal