Takut Kehilangan Keluarga, Suami Tembak Istri dan 3 Anak lalu Bunuh Diri

Umaya Khusniah
Ayah nekat membunuh keluarga kecilnya setelah ketahuan memalsukan sertifikat vaksin Covid-19 istri. (Foto: Daily Star)

Jaksa Gernot Bantleon mengatakan, pasangan itu takut ditangkap dan kehilangan anak-anak mereka. Saksi melapor polisi setelah mereka melihat mayat di dalam rumah.

Istri Devid bekerja untuk universitas TH Wildau. Sejak bulan lalu, para karyawan di Jerman diminta untuk menunjukkan bukti telah divaksinasi, telah pulih, atau telah dites negatif Covid-19.

Sementara itu, pemerintah baru-baru ini mengumumkan aturan yang lebih ketat dalam upaya meningkatkan jumlah orang yang menggunakan vaksin.

Ketika aturan mulai berlaku, mereka secara efektif akan membentuk penguncian lain, tetapi hanya untuk orang yang tidak divaksinasi. Mereka yang belum mendapatkan suntikan hanya akan diizinkan untuk melakukan perjalanan penting, seperti ke supermarket dan apotek, dan akan dilarang dari toko-toko yang tidak penting dan semua tempat budaya, rekreasi, dan perhotelan.

Karyawan juga diminta untuk menunjukkan mereka divaksinasi, pulih atau dites negatif untuk Covid. Pihak berwenang Jerman juga sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan mandat vaksin pada bulan Februari.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Internasional
4 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Nasional
5 hari lalu

Kemendikdasmen Soroti Anak SD Akhiri Hidup di NTT: Ini Kejadian Sangat Serius!

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Beri Atensi Anak SD Akhiri Hidup di NTT, Minta Kejadian Serupa Tak Terulang

Nasional
5 hari lalu

Gubernur NTT Murka Siswa SD Ngada Bunuh Diri: Malu Saya Ada Warga Meninggal karena Miskin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal