Tak Tanggung-Tanggung, AS Jatuhkan Sanksi 280 Perusahaan terkait Perang Rusia-Ukraina

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terkait perang Rusia di Ukraina, mengincari 280 perusahaan dari banyak negara (Foto: Reuters)

“China dengan tegas menentang sanksi sepihak dan ilegal AS,” ujarnya.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintah Rusia.

AS dan sekutunya telah menjatuhkan sanksi terhadap ribuan target sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

“Kekhawatiran terhadap entitas-entitas di RRC yang memasok peralatan perang ke Rusia menjadi fokus di level tertinggi Departemen dan pemerintahan. Alasannya sangat sederhana, RRC adalah pemasok utama komponen-komponen penting untuk basis industri pertahanan Rusia dan Rusia menggunakan alat-alat itu untuk membantu perang melawan Ukraina,” kata seorang pejabat senior Deplu AS.

Jika China menghentikan ekspor barang-barang tersebut, kata sumber itu, Rusia akan mengalami kesulitan dalam perang di Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal