“China dengan tegas menentang sanksi sepihak dan ilegal AS,” ujarnya.
Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintah Rusia.
AS dan sekutunya telah menjatuhkan sanksi terhadap ribuan target sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
“Kekhawatiran terhadap entitas-entitas di RRC yang memasok peralatan perang ke Rusia menjadi fokus di level tertinggi Departemen dan pemerintahan. Alasannya sangat sederhana, RRC adalah pemasok utama komponen-komponen penting untuk basis industri pertahanan Rusia dan Rusia menggunakan alat-alat itu untuk membantu perang melawan Ukraina,” kata seorang pejabat senior Deplu AS.
Jika China menghentikan ekspor barang-barang tersebut, kata sumber itu, Rusia akan mengalami kesulitan dalam perang di Ukraina.