Tak Hanya di Merkurius, Air Berbentuk Es Terdeteksi di Permukaan Bulan

Nathania Riris Michico
Gambar permukaan kutub selatan Bulan ini diambil dari wahana angkasa luar Kaguya milik Jepang. (Foto: JAXA/NHK)

Namun hasil tersebut masih mungkin merupakan cermin dari fenomena lain, seperti sangat reflektifnya tanah di bulan.

Jika terdapat es yang cukup di permukaan dengan ketebalan beberapa milimeter, air itu mungkin dapat diakses sebagai sumber daya untuk misi manusia ke Bulan di masa depan.

Air itu berpotensi diubah menjadi air minum bagi penghuni pangkalan bulan masa depan, atau 'diurai' menjadi hidrogen dan oksigen untuk bahan bakar roket. Oksigen itu juga bisa digunakan oleh astronot untuk bernapas.

Es air di permukaan juga ditemukan di benda Tata Surya lain, seperti di kutub utara planet Merkurius dan di planet kerdil Ceres.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal