Tak Hanya di Merkurius, Air Berbentuk Es Terdeteksi di Permukaan Bulan

Nathania Riris Michico
Gambar permukaan kutub selatan Bulan ini diambil dari wahana angkasa luar Kaguya milik Jepang. (Foto: JAXA/NHK)

Penyebaran air berbentuk es di kutub selatan Bulan (kiri) dan kutub utara Bulan (kanan). (Foto: NASA)

Suhu di Bulan pada siang hari dapat mencapai 100 derajat Celcius alias yang sangat panas, yang tidak memberikan kondisi terbaik bagi permukaan es untuk bertahan.

Namun karena Bulan miring pada porosnya sekitar 1,54 derajat, ada tempat di kutub lunar yang tidak pernah mengalami siang hari.

Para ilmuwan memperkirakan, suhu di kawah yang secara permanen berada dalam bayangan di kutub Bulan tidak pernah melewati -157 derajat Celcius. Ini akan menciptakan lingkungan yang membuat endapan es-air bisa tetap stabil untuk waktu yang lama.

Hasil penelitian ini mendukung penemuan sebelumnya yang mendeteksi secara tidak langsung adanya es di permukaan di kutub selatan Bulan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal