Taipan Properti Pengkritik Presiden Xi Jinping Dipenjara 18 Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Mobil van polisi yang mengangkut taipan properti China, Ren Zhiqiang, meninggalkan gedung Pengadilan Rakyat Tingkat Menengah Nomor 2 Beijing, seusai persidangan pada 11 September lalu. (Foto: AFP)

Ren, yang juga mantan bos properti milik negara, Huayuan Group, mendapat julukan “Meriam Besar” karena kritiknya yang blak-blakan terhadap kepemimpinan China.

Dewan Pengawas Disiplin Partai Komunis China meluncurkan penyelidikan terhadap Ren pada April lalu, dan persidangannya dibuka pengadilan di Beijing pada 11 September.

Akun Weibo milik Ren punya jutaan pengikut. Namun, akun itu ditutup oleh pihak berwenang China pada 2016 setelah dia berulang kali menyerukan kebebasan pers yang lebih besar di negeri tirai bambu. Untuk sekadar diketahui, Weibo adalah semacam platform media sosial mirip Twitter versi China.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

57 tahun lalu

Kabar Duka, Aktor Dracin Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal