Rumah Diserbu, Keluarga Diserang
Dalam penggerebekan itu, sembilan tentara Israel masuk ke rumah Adra dan menanyai istrinya, Suha, sambil memeriksa telepon genggamnya. Saat itu di rumah juga ada bayi mereka berusia sembilan bulan.
Selain tentara, sekelompok pemukim ilegal Yahudi turut menyerang rumah desa serta keluarga Adra. Dua adiknya dan seorang sepupu terluka. Pamannya sempat ditahan, sementara akses masuk ke desa diblokir hingga malam.
Adra lolos dari penggerebekan karena sedang berada di rumah sakit. Namun dia tak berani kembali, khawatir ditangkap tentara Israel.
Dalih Israel Ditolak Warga
Militer Israel berdalih penggerebekan dilakukan setelah ada pelemparan batu yang melukai dua warga Israel. Namun warga desa membantah keras tuduhan itu. Mereka menilai alasan tersebut hanyalah dalih untuk melancarkan aksi represif.
No Other Land, karya Adra bersama Hamdan Ballal serta dua sutradara Israel, Abraham dan Rachel Szor, memenangkan Oscar 2025 untuk kategori dokumenter. Film itu juga meraih penghargaan di Festival Film Internasional Berlin 2024.
Ironisnya, isi film yang menyorot perlawanan warga Masafer Yatta atas penghancuran desa mereka kini seolah menjelma kenyataan: pembuat film itu sendiri menjadi korban serangan.
“Seluruh sistem ini dibangun untuk membuat warga Palestina takut,” kata Ballal.