Maskapai tersebut sebelumnya menghindari wilayah udara Iran, Suriah, dan Israel karena alasan keamanan.
Seorang juru bicara Wizz Air mengatakan, perusahaan menghindari wilayah udara Irak dan Iran.
“Oleh karena itu, beberapa penerbangan ke arah barat dari bandara Dubai dan Abu Dhabi harus melakukan pemberhentian (pengisian bahan bakar dan pergantian awak) di Larnaca, Siprus atau Thessaloniki, Yunani,” bunyi pernyataan maskapai.