Sosok Joe Kent, Pejabat Senior Intelijen AS yang Mundur gegara Menentang Perang Iran

Anton Suhartono
Joe Kent, direktur Pusat Kontraterorisme Nasional, mengundurkan diri karena ketidaksetujuannya dengan perang melawan Iran (Foto: AP)

Namun masalah tak sampai di situ. Usai pengunduran dirinya, Biro Penyelidikan Federal (FBI) menyelidiki Kent atas tuduhan membocorkan rahasia negara.

Dalam pernyataan terbarunya saat kebaktian gereja di Washington, Kent menegaskan mengundurkan diri sebagai Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional karena menentang perang di Iran. Hati nuraninya berkata, dia tidak bisa mengirim orang-orang muda AS untuk mati di medan perang melawan negara asing.

Profil Joe Kent

Pria 45 tahun itu merupakan mantan personel Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang telah menyelesaikan 11 penugasan tempur, termasuk perang AS di Irak.

Istri pertamanya, Shannon Kent, seorang teknisi kriptografi Angkatan Laut AS, tewas di Suriah pada 2019 akibat serangan bom bunuh diri.

Setelah meninggalkan militer, Kent bekerja sebagai petugas paramiliter untuk Badan Intelijen Pusat (CIA) sebelum memulai karier politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal