Soal Muslim Uighur, China Ajak Mesut Ozil Melihat-lihat Xinjiang

Anton Suhartono
Geng Shuang (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China mengomentari pernyataan pemain sepak bola Arsenal Mesut Ozil soal perlakuan muslim Uighur di Xinjiang. Disebutkan, pria asal Jerman keturunan Turki itu mendapat berita palsu dan telah ditipu mengenai apa yang terjadi di Xinjiang.

Dalam cuitannya pada Jumat pekan lalu, Ozil mengecam kekerasan terhadap minoritas muslim di Xinjiang. Dia juga menyebut negara-negara muslim gagal menyatukan pandangan bahwa apa yang terjadi di Xinjiang merupakan pelanggaran.

"Alquran dibakar, masjid-masjid ditutup, sekolah-sekolah muslim dilarang, cendekiawan dibunuh satu per satu, banyak saudara dikirim ke kamp-kamp," cuit Ozil, dalam bahasa Turki.

"Masyarakat muslim diam. Suara mereka tidak terdengar," kata dia, melanjutkan, dengan latar belakang bendera 'Turkestan Timur' istilah yang digunakan etnis Uighur untuk menggambarkan Xinjiang.

Mengomentari hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan, penilaian Ozil dipengaruhi oleh pernyataan yang tidak benar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Soccer
1 hari lalu

Arsenal Wajib Lepas Bintang Kelas Dunia Ini usai Konflik dengan Arteta, Penggantinya Sudah Siap

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal