Al Jazeera melaporkan, para pejabat Gedung Putih juga masih mengupayakan berlanjutnya pembicaraan teknis dengan Iran.
Konflik AS-Iran memanas setelah pada Rabu lalu Presiden Donald Trump mengumumkan MoU Islamabad, perjanjian damai yang mengakhiri perang kedua negara plus Israel, berakhir.
AS mengintensifkan serangan dengan menargetkan 90 lebih sasaran militer Iran. Sementara itu Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania.