Shanghai Lockdown, Warga Rogoh Kocek Sangat Dalam untuk Dapatkan Makanan

Umaya Khusniah
Lockdown berkepanjangan di Shanghai, China mulai berdampak pada ketersediaan makanan. (Foto: reuters)

SHANGHAI, iNews.id - Lockdown berkepanjangan di Shanghai, China mulai berdampak pada ketersediaan makanan. Warga mulai kesulitan mendapatkan makanan. 

Untuk mendapatkan bahan makanan, warga terpaksa melakukan barter. Tak hanya itu, tak jarang mereka harus merogoh kocek lebih dalam lantaran harga bahan makanan meroket. 

Ma, seorang warga sekitar mengaku harus merogoh 400 Yuan atau setara Rp900.000 hanya untuk sekardus mie instan dan soda. 

"Saya melakukannya untuk persediaan. Saya tidak yakin berapa lama ini akan berlanjut," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

57 tahun lalu

Pesan Kepala Bappisus ke Pengusaha MBG: Jangan hanya Pikir Profit, Berikan Kualitas Makanan yang Benar

57 tahun lalu

7 Makanan Bantu Panjang Umur, Bermanfaat Memasuki Usia 60 Tahun

57 tahun lalu

5 Makanan Dianggap Sepele Ternyata Baik bagi Kesehatan Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal