3 Pasien Covid di Shanghai Meninggal dalam Sehari, Pertama sejak Gelombang Terbaru Wabah

Anton Suhartono
Shanghai mengonfirmasi 3 kasus kematian dalam sehari akibat Covid-19, pertama sejak gelombang terbaru wabah menerjang (Foto: Reuters)

SHANGHAI, iNews.id - Kasus infeksi Covid-19 di Shanghai, China, belum menunjukkan perbaikan. Bahkan data yang dirilis otoritas kesehatan kota pada Senin (18/4/2022) ada tiga pasien yang meninggal pada Minggu (17/4/2022).

Ini merupakan laporan kematian pertama di Shanghai sejak China dilanda gelombang terbaru infeksi virus corona. Shanghai merupakan pusat wabah terbaru, sebagian besar penambahan harian kasus infeksi di China berasal dari kota pusat keuangan tersebut.

Shanghai juga melaporkan penambahan 19.831 kasus infeksi Covid-19 tak bergejala pada Minggu, turun dari 21.582 dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara itu kasus infeksi harian bergejala mencapai 2.417 orang, turun dari sehari sebelumnya 3.238.

Sejak wabah terbaru melanda pada 10 Maret, Shanghai melakukan lebih dari 200 juta tes asam nukleat dalam upaya untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona. Wabah terbaru ini merupakan yang terparah di China sejak virus corona pertama kali ditemukan di Kota Wuhan pada akhir 2019.

Sementara itu Komisi Kesehatan Nasional mengungkap, secara keseluruhan China melaporkan 23.460 kasus infeksi Covid-19 pada 17 April, sebanyak 2.742 di antaranya menunjukkan gejala dan 20.718 tidak bergejala.

Angka itu menurun dibandingkan pada Sabtu yang mencatat 26.155 kasus infeksi, yakni 3.529 bergejala dan 22.626 tanpa gejala.

Total kasus infeksi Covid di China sejak awal adalah 185.035 penderita, sementara korban meninggal menjadi 4.641 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal