Shanghai Lockdown, Warga Rogoh Kocek Sangat Dalam untuk Dapatkan Makanan

Umaya Khusniah
Lockdown berkepanjangan di Shanghai, China mulai berdampak pada ketersediaan makanan. (Foto: reuters)

Selain berdampak pada kebutuhan pokok, lockdown Shanghai juga menyebabkan kota ini layaknya kota hantu. Para warga dipaksa berdiam diri dalam rumah dan tak keluar kecuali ada perlu yang penting. 

Shanghai sekarang menjadi kota yang sunyi. Hanya terdengar suara robot anjing dan drone yang menyiarkan perintah untuk tes Covid dan tetap berada di dalam rumah.

"Tidak ada percakapan. Semua diam dan saling jaga jarah satu sama lain," kata seorang warga, Romeo. 

Para pekerja juga terpaksa berada di lokasi kerja. Seperti rekaman yang beredar dimana staf tidur di ranjang pabrik-pabrik tutup yang mencoba untuk terus memproduksi barang-barang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Pesan Kepala Bappisus ke Pengusaha MBG: Jangan hanya Pikir Profit, Berikan Kualitas Makanan yang Benar

Kuliner
1 bulan lalu

7 Makanan Bantu Panjang Umur, Bermanfaat Memasuki Usia 60 Tahun

Health
3 bulan lalu

5 Makanan Dianggap Sepele Ternyata Baik bagi Kesehatan Tubuh

Nasional
5 bulan lalu

Polda Sumbar Bangun 150 Sumur Bor demi Warga Terdampak Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal