Periode dari tahun 1947 hingga 1991 dikenal sebagai Perang Dingin, di mana terjadi polarisasi politik internasional antara Blok Barat yang dipimpin oleh AS dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.
Untuk menahan pengaruh komunisme Uni Soviet, AS dan sekutu-sekutunya membentuk NATO pada tanggal 4 April 1949. Pembentukan Pakta Warsawa terjadi sebagai tanggapan terhadap pembentukan NATO oleh Blok Barat.
Kehadiran NATO menimbulkan kekhawatiran bagi Uni Soviet dan negara-negara Blok Timur karena mereka merasa potensial menjadi ancaman. Ketika Jerman Barat bergabung dengan NATO melalui ratifikasi Perjanjian Paris, Uni Soviet merespons dengan membentuk Pakta Warsawa.
Uni Soviet menganggap bahwa keanggotaan Jerman Barat di NATO adalah upaya untuk mere-militarize dan memperkuat kekuatan militer negara tersebut, yang dianggap sebagai ancaman langsung dan meningkatkan kemungkinan terjadinya perang.
Pembentukan Pakta Warsawa terjadi pada tanggal 14 Mei 1955 dalam pertemuan negara-negara Blok Timur di Warsawa, Polandia.