Sebagian Dana Pemerintah Afghanistan yang Dibekukan AS Akan Diambil untuk Korban Serangan 9/11

Anton Suhartono
Joe Biden dilaporkan akan teken Perintah Eksekutif untuk mengambil sebagian dana Pemerintah Afghanistan yang dibekukan untuk membayar kompensasi korban serangan 9/11 (Foto: Reuters)

Seperti diketahui, aset Pemerintah Afghanistan senilai miliaran dolar AS yang berada di luar negeri dibekukan sejak Taliban merebut pemerintahan pada Agustus 2021. Sebagian besar dari dana yang dibekukan berada di AS.

Perekonomian Afghanistan terpuruk sejak pengambilalihan kekuasaan Afghanistan. Hampir 80 persen dari anggaran pemerintah sebelum Taliban berkuasa berasal dari komunitas internasional. 

Sisa anggaran yang ada di Afghanistan kini digunakan untuk membiayai rumah sakit, sekolah, industri, serta membayar gaji pegawai negeri. Buruknya kondisi keuangan pemerintah diperparah dengan pandemi Covid-19 serta kekurangan perawatan kesehatan, bencana,dan kekurangan gizi.

Taliban berulangkali meminta masyarakat internasional untuk mencairkan dana yang dibekukan itu guna membantu mencegah bencana kemanusiaan.

Afghanistan memiliki lebih dari 9 miliar dolar dana cadangan, termasuk lebih dari 7 miliar yang dibekukan di AS. Sisanya disimpan di Jerman, Uni Emirat Arab, Swiss, dan Qatar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal