Sahkan UU Tuntut Ganti Rugi, Aljazair Ungkap Dosa-Dosa Prancis selama Penjajahan

Anton Suhartono
Parlemen Aljazair mengesahkan UU yang menyebut penjajahan Prancis sebagai kejahatan serta menuntut permintaan maaf dan ganti rugi (Foto: AP)

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 2017 pernah menyebut penjajahan Prancis di Aljazair sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun, dia menolak menyampaikan permintaan maaf resmi. 

Pada 2023, Macron kembali menegaskan tidak memiliki kewajiban untuk meminta maaf, meski menyatakan harapan agar kedua negara dapat berdamai dan berdamai dengan sejarah.

Prancis menjajah Aljazair dari 1830 hingga 1962, namun warisannya tetap menjadi sumber perselisihan sampai saat ini. Aljazair mengungkap 1,5 juta orang tewas selama perang kemerdekaan antara 1954 hingga 1962. Namun sejarawan Prancis memperkirakan korban sekitar 500.000 orang, termasuk sekitar 400.000 di antaranya warga Aljazair.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Iran Izinkan Kapal Prancis Lintasi Selat Hormuz, Negara Barat Pertama Dapat Akses

Internasional
6 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Internasional
18 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
30 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal