Rusia Latihan Militer Pakai Sistem Rudal Yars yang Dibangga-banggakan Putin

Ahmad Islamy Jamil
Rudal balistik antarbenua Yars dipamerkan dalam parade militer yang digelar di Lapangan Merah, Kota Moskow, 9 Mei 2016. (Foto: Reuters)

Sistem rudal balistik antarbenua mobile Yars dilaporkan memiliki jangkauan operasional 12.000 km. Menurut blogger militer, sistem tersebut mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir yang dapat ditargetkan secara independen dan dapat dipasang di truk pengangkut atau ditempatkan di silo.

Sejak meluncurkan agresi militer ke Ukraina pada Februari tahun lalu, Rusia telah melakukan banyak latihan militer sendiri atau dengan negara lain, seperti China atau Afrika Selatan.

Moskow juga meningkatkan latihan militernya dengan Belarusia, melakukan serangkaian latihan komprehensif selama setahun terakhir.

Presiden Vladimir Putin ingin menjadikan sistem rudal Yars sebagai bagian dari senjata Rusia “yang tak terkalahkan” serta komponen andalan persenjataan nuklirnya yang berbasis darat. Sistem Yars saat ini menggantikan pendahulunya, sistem rudal Topol.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal