Rusia Latihan Militer Pakai Sistem Rudal Yars yang Dibangga-banggakan Putin

Ahmad Islamy Jamil
Rudal balistik antarbenua Yars dipamerkan dalam parade militer yang digelar di Lapangan Merah, Kota Moskow, 9 Mei 2016. (Foto: Reuters)

Sejak meluncurkan agresi militer ke Ukraina pada Februari tahun lalu, Rusia telah melakukan banyak latihan militer sendiri atau dengan negara lain, seperti China atau Afrika Selatan.

Moskow juga meningkatkan latihan militernya dengan Belarusia, melakukan serangkaian latihan komprehensif selama setahun terakhir.

Presiden Vladimir Putin ingin menjadikan sistem rudal Yars sebagai bagian dari senjata Rusia “yang tak terkalahkan” serta komponen andalan persenjataan nuklirnya yang berbasis darat. Sistem Yars saat ini menggantikan pendahulunya, sistem rudal Topol.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
4 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal