Rusia Kirim 50 Tenaga Spesialis ke Libya, Bantu Korban Banjir Bandang

Ahmad Islamy Jamil
Banjir bandang memorak-porandakan Libya, setelah hujan lebat dipicu oleh Badai Daniel mengguyur negeri itu, Minggu (10/9/2023). (Foto: Reuters)

Hingga Kamis (14/9/2023), jumlah korban tewas akibat banjir Libya telah menembus 11.000 jiwa. Sementara sekitar 20.000 orang masih belum ditemukan, menurut laporan stasiun televisi Alarabiyah, dengan mengutip Bulan Sabit Merah Libya. 

Pada Rabu (13/9/2023), Wali Kota Derna, Abdulmenam al-Ghaithi mengatakan, jumlah korban tewas akibat banjir di kota tersebut mungkin mencapai 18.000 hingga 20.000 orang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
16 jam lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

Internasional
3 hari lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal