Sementara itu, Taha mengatakan, Rusia adalah teman lama bagi OKI. Dia pun mengaku sangat senang memiliki kesempatan untuk datang ke Rusia hari ini.
“Ketika kami bertemu pada Juni lalu, situasinya lebih sulit, tetapi sekarang kami dapat mengatakan bahwa dunia perlahan mulai memahami apa yang terjadi,” ucap Taha.
Menurut dia, sekarang adalah saat yang tepat bagi OKI untuk secara jelas mengungkapkan persahabatan organisasi itu dengan Rusia dan kebutuhan untuk lebih mengembangkan hubungan kedua belah pihak.
Pada April lalu, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Dunia Islam (ICESCO) mengumumkan rencana untuk berkolaborasi dengan Rusia dalam teknologi luar angkasa bersama dengan pembangunan ekonomi di Afrika dan Asia.