Rusia Desak Semua Gerakan di Palestina untuk Bersatu, Ingatkan Bahaya Perpecahan

Ahmad Islamy Jamil
Seorang pejuang Palestina membawa bendera nasionalnya (ilustrasi). (Foto: iNews/Dok.)

Hamas menyebut serangan itu sebagai Operasi Banjir al-Aqsa. Operasi tersebut sebagai pembalasan atas kejahatan zionis yang membunuhi dan menangkapi warga Palestina secara sewenang-wenang di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza. 

Israel tak terima diserang seperti itu. Pasukan zionis pun melancarkan serangan balasan ke Gaza dan memerintahkan blokade total terhadap wilayah kantong Palestina tersebut, dengan tujuan untuk melenyapkan para pejuang Hamas dan menyelamatkan tawanan. 

Sejak 7 Oktober sampai hari ini, lebih dari 21.800 warga Palestina gugur di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal