Ribuan Peneliti China Angkat Kaki dari AS, Ini Sebabnya

Anton Suhartono
Ribuan peneliti China tinggalkan AS (Foto: AFP)

"Hanya China yang memiliki sumber daya dan kemampuan dan kemauan," kata Demers, dikutip dari Reuters, Kamis (3/12/2020).

Sementara itu kepala kontraintelijen Kantor Direktur Intelijen Nasional AS William Evanina mengatakan, mata-mata China telah membidik individu pemerintahan presiden terpilih Joe Biden serta orang-orang yang dekat dengan tim.

Namun Evanina menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Para peneliti China di AS, lanjut dia, yang berada di bawah pengawasan datang atas perintah pemerintahan Negara Komunis itu.

Sebelumnya China menggambarkan kebijakan pengetatan visa AS sebagai penganiayaan politik dan diskriminasi rasial yang melanggar hak asasi manusia.

Hubungan kedua negara di masa pemerintahan Trump memburuk ke tingkat terendah, dipicu perang dagang, isu Hong Kong, perlakuan terhadap muslim Uighur di Xinjiang, Taiwan, serta virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

AI Makin Marak di Industri Musik, Menekraf Tegaskan Teknologi Tak Boleh Gantikan Musisi

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal