Ratusan Pekerja Pabrik Hyundai Ditahan Imigrasi, Menlu Korsel Terbang ke AS

Anton Suhartono
Menlu Korsel Cho Hyun terbang ke Amerika Serikat terkait penangkapan sekitar 300 pekerja pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai (Foto: ICE via AP)

SEOUL, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Korea Selatan (Korsel) Cho Hyun terbang ke Amerika Serikat (AS) terkait penangkapan sekitar 300 pekerja pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai di Georgia atas tuduhan pelanggaran izin kerja pada Kamis pekan lalu. 

Penahanan para pekerja Korsel oleh para agen Departemen Keamanan Dalam Negeri serta otoritas keimigrasian federal itu memicu gelombang kejut ke Negeri Gingseng, sekutu utama AS yang telah berusaha menyelesaikan kesepakatan tarif masuk yang diberlakukan Presiden Donald Trump akhir Juli lalu.

Cho bertolak ke AS, Senin (8/9/2025), untuk menyelesaikan dampak penahanan ratusan pekerja.

Seorang sumber pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korsel mengatakan misi Cho akan berfokus pada pemulangan para pekerja, sebagian besar subkontraktor Hyundai, menggunakan pesawat carter. Mereka pulang secara sukarela.

Pemerintah Korsel pada Minggu kemarin menyatakan, negosiasi untuk mengatur pembebasan sekitar 300 pekerja yang ditangkap telah selesai dan sedang menyusun rencana untuk memulangkan mereka pekan ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 menit lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

60 menit lalu

Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan

2 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

4 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal