Margrethe II menyandang gelar ratu terlama di Eropa pascakematian Ratu Inggris Elizabeth II pada September 2022. Pada Juli lalu, dia juga dinobatkan sebagai pemimpin monarki terlama dalam sejarah Denmark.
Di Denmark, kekuasaan formal berada di tangan parlemen terpilih dan pemerintahannya (yang dipimpin perdana menteri). Raja atau ratu tidak terlibat dalam politik partisan, dan hanya mewakili negara dengan tugas-tugas tradisional mulai dari kunjungan kenegaraan hingga perayaan hari nasional.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, berterima kasih kepada ratu atas dedikasi seumur hidupnya terhadap tugas kenegaraan yang telah ditunaikan. “Masih sulit untuk memahami bahwa kini waktunya telah tiba untuk pergantian takhta,” kata Frederiksen dalam sebuah pernyataan.
“Ratu Margrethe adalah simbol Denmark dan selama bertahun-tahun telah mencurahkan kata-kata dan perasaannya ke dalam diri kita sebagai bangsa dan negara,” ujarnya.
Lahir pada 1940 dari pasangan Raja Frederick IX dan Ratu Ingrid, Margrethe sepanjang hidupnya menikmati dukungan luas dari rakyat Denmark. Masyarakat negara itu menyukai kepribadiannya yang bijaksana namun kreatif.