WASHINGTON, iNews.id - Rahasia puluhan tahun terkait program nuklir Israel kini terancam terbongkar. Puluhan anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat mendesak pemerintahan Donald Trump untuk mengakhiri kebijakan ambiguitas dan secara terbuka mengakui keberadaan senjata nuklir Israel.
Lebih dari 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Partai Demokrat mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio yang menjabat penasihat keamanan nasional AS. Mereka menilai sudah saatnya pemerintah AS bersikap transparan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat konflik dengan Iran.
Dalam surat tersebut, para politisi menyoroti bahwa selama puluhan tahun pejabat AS mempertahankan sikap “tidak mengakui, tidak menyangkal” terkait program nuklir Israel. Namun, kondisi geopolitik saat ini dinilai membuat kebijakan itu semakin sulit dipertahankan.
“Kita, dalam arti sepenuhnya, berperang berdampingan dengan negara yang program senjata nuklirnya secara resmi ditolak oleh pemerintah Amerika Serikat,” tulis para anggota DPR.
Mereka memperingatkan, risiko salah perhitungan dan eskalasi nuklir di Timur Tengah bukan lagi sekadar teori. Para legislator memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengetahui secara penuh keseimbangan kekuatan nuklir di kawasan serta rencana darurat pemerintah AS.