Terburuk dalam Sejarah Israel, Ribuan Tentara Zionis Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza
TEL AVIV, iNews.id - Kasus gangguan jiwa tentara Israel selama perang Gaza disebut menjadi yang terburuk dalam sejarah militer negara itu. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyembunyikan data ribuan prajurit yang dipecat akibat mengalami tekanan psikologis berat demi mencegah terganggunya moral publik.
Sumber pejabat direktorat personalia angkatan bersenjata Israel mengatakan kepada surat kabar Haaretz, jumlah tentara yang diberhentikan karena gangguan kejiwaan diyakini merupakan yang tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah IDF. Militer juga disebut enggan membuka data lengkap karena besarnya skala krisis mental yang terjadi di kalangan pasukan.
Sejak awal perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023, militer Israel menghadapi lonjakan kasus gangguan psikologis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak tentara yang terlibat dalam pertempuran dan pengepungan Gaza mengaku mengalami tekanan mental serius hingga tidak mampu kembali bertugas di medan perang.
Haaretz mengungkap, IDF tidak memublikasikan seluruh data terkait tentara yang dipecat akibat kondisi mental mereka selama perang. Permintaan data lengkap yang diajukan media tersebut pada 2025 juga ditolak dan berlarut-larut tanpa kejelasan.
Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik
Menurut laporan itu, militer Israel beberapa kali meminta perpanjangan waktu untuk merespons permintaan data berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi Israel. Namun hingga tenggat berakhir, data lengkap tetap tidak diberikan.